PENYELAMATAN DAN PERTOLONGAN DI AIR

PENYELAMATAN DAN PERTOLONGAN DI AIR

Official Website Muhammad Yusuf Ridhani, S.Pd


Renang adalah salah satu jenis olahraga yang cukup menyenangkan. Mulai dari anak-anak sampai usia dewasa sebagian besar menyukai renang. Hal ini karena olahraga renang biasanya digunakan sebagai sarana hiburan. Berenang adalah rangkaian gerakan ketika bergerak di air dan biasanya tanpa bantuan perlengkapan tertentu. Untuk dapat menguasai keterampilan renang dengan baik perlu terlebih dahulu menguasai teknik-teknik dasar seperti gerakan lengan, tungkai, dan pernapasan. Olahraga renang juga dapat melatih kelentukan, kekuatan, koordinasi tubuh, dan melatih keberanian. Olahraga renang dapat dimanfaatkan sebagai aktifi tas rekreasi, akan tetapi harus tetap waspada akan bahaya di air. Seringkali bahaya itu justru timbul dari diri sendiri. Penyebab terjadinya bahaya di air, antara lain adalah panik, gugup, sulit bernapas, dan kejang otot. Setiap orang hendaknya mampu mengendalikan diri terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan di air. Kemampuan mengatasi kecelakaan di air merupakan hal yang penting. Hal ini merupakan langkah awal sebagai usaha menghindarkan diri dari bahaya di air. Sikap kita saat masuk dalam kolam renang, sangat berpengaruh terhadap keselamatan diri dan orang lain. Semakin kita panik, maka air akan semakin menelan kita. Oleh sebab itu perlu sikap yang tenang saat beraktifi tas di air.

2.      Penyelamatan diri di air

Penyelamatan diri di air sangat penting bagi kita yang senang akan olahraga renang. Kecelakaan di air bisa terjadi kapan saja dan dapat berakibat fatal, karena korban akan mengalami kesulitan bernapas. Oleh karena itu kita harus menguasai dasar-dasar penyelamatan di air agar dapat mengantisipasinya. Adapun usaha penyelamatan diri di air yang perlu dikuasai sebagai berikut: a. Mempelajari kemampuan berenang dengan baik. b. Jika belum pandai berenang jangan berenang sendirian. c. Berenang di tempat atau daerah-daerah yang diperbolehkan menurut peraturan yang ada. d. Berusaha mempelajari cara-cara praktis memberi pertolongan atau penyelamatan diri, jika terjadi kecelakaan. e. Mematuhi instruksi guru sebelum turut serta dalam kegiatan olahraga air. f. Berusaha meminta pertolongan, jika sangat membutuhkan.

3.      Macam- macam gaya renang untuk keterampilan penyelamatan diri

a.      Gaya bebas

Renang Gaya bebas dibagi dalam 5 gerakan dasar yaitu

(1) posisi badan/ tubuh

(2) gerakan tungkai

 (3) gerakan lengan

(4) pernapasan dan

(5) koordinasi gerakan.

1) Posisi Badan/Tubuh Posisi tubuh yang baik di gaya bebas membuat segala sesuatu yang lain lebih mudah. Posisi tubuh pada gaya bebas hidrodinami satau streamline artinya hampir sejajar dengan permukaan air. Pada saat berenang posisi tubuh harus dijaga agar tubuh tetap lurus dan terjaga agar sejajar dengan permukaan air. Posisi hidung menghadap ke dasar kolam sebagai patokan ketika tubuh berada di dalam air. Posisi tubuh yang baik ketika didalam air adalah kepala menghadap ke dalam air sehingga permukaan air tepat pada batas rambut dan dahi. Ketika mengambil napas titik hidung arahkan ke pinggir kolam. Tubuh berputar pada garis pusat atau rotasinya. Hindari gerakan tungkai atau lengan yang menyebabkan tubuh menjadi naik turun atau berliuk-liuk

2) Gerakan Tungkai

Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil. Gerakan tungkai gaya bebas dilakukan turun naik bergantian secara menyilang dan mirip gerakan sewaktu berjalan. Gerakan tungkai dilakukan harus dimulai dari pangkal paha. Paha dan betis merupakan satu garis lurus tanpa tekukan pada lutut. Sikap tungkai lurus ini sampai pada ujung jari tungkai. Gerakan dilakukan dengan rileks, gerakan dari pangkal diperluas dengan tekukan sedikit pada lutut. Tendangan dilakukan dengan punggung tungkai yang kuat dan lurus dengan posisi lutut harus lentur. Pergelangan tungkai harus lemas dan bergerak terus sampai lutut menjadi lurus. Dalam keadaan tungkai lurus, diayunkan kembali ke atas sampai tumit mencapai permukaan air. Dalam gaya bebas gerakan tungkai ada 3 macam yaitu a) Dua cambukan tungkai (two beats kik) pada satu kali putaran lengan, b) Empat cambukan tungkai (four beats kick) pada satu kali putaran lengan, c) Enam cambukan tungkai (six beats kick) pada satu putaran lengan. Dua cambukan tungkai (two beats kick) pada satu kali putaran lengan, artinya satu kali kayuhan lengan kiri dan lengan kanan dua kali cambukan tungkai kiri dan kanan. Empat cambukan tungkai (four beats kick) pada satu kali putaran lengan, artinya satu kali kayuhan lengan kiri dan lengan kanan, empat kali cambukan tungkai kiri dn kanan. Enam cambukan tungkai (six beats kick) pada satu putaran lengan, artinya satu kali kayuhan lengan kiri daan lengan kanan enam kali cambukan tungkai kanan dan kiri.

 

3) Gerakan Lengan

Gerakan lengan pada renang gaya bebas sangat penting karena adanya laju tubuh ke depan yang merupakan hasil dari kayuhan lengan. Fungsi kayuhan lengan lebih dominan untuk membuat laju tubuh lebih cepat. Dibanding gerakan tungkai. Namun keduanya memiliki fungsi sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh agar laju tubuh bisa lebih cepat. Pada rotasi gerakan lengan gaya bebas terdiri dari beberapa fase: fase entry (masuk) dan menjulur (strech), fase menangkap (cacth), fase menarik (pull), fase mendorong (push), dan fase pemulihan (recovery). Pada saat fase menangkap tangan masuk ke dalam air dimulai dengan ujung ibu jari lebih dulu masuk sehingga posisi telapak tangan miring menghadap keluar. Dengan posisi ini telapak tangan akan melakukan gerakan selanjutnya dengan cara mengiris air. Fase menangkap dilakukan setelah setelah fase masuk tangan ke permukaan air telah berakhir. Jari-jari tangan harus lemas dan lurus. Pada fase menarik tangan melakukan sapuan ke bawah dan ke dalam mendekati garis tengah tubuh lalu posisi jari menyilang melewati garis tengah tubuh (centre line). Fase mendorong dilakukan setelah fase menarik. Posisi telapak tangan berubah menjadi tegak lurus atau menghadap kebelakang sepenuhnya dengan mendorong hingga bagian bawah paha dan dipastikan sikut benar-benar lurus. Kemudian fase recovery adalah untuk menempatkan tangan dalam posisi gerakan untuk siap meelakukan entry. Perenang banyak memilih sikut tinggi. Karena dengan sikut tinggi pelemasan dan pemulihan tenaga lebih cepat diperoleh. Konsep sederhana gerakan lengan diatas yang harus dipahami dalam pembelajaran kayuhan tangan gaya bebas yaitu seperti fungsi dayung pada perahu terdapat fase-fase gerakan lengan gaya bebas yaitu: fase entry (masuk) dan menjulur (strech), fase menangkap (cacth), fase menarik (pull), fase mendorong (push), dan fase pemulihan (recovery).

 

4) Pernapasan

Pernapasan pada renang gaya bebas harus menjaga agar tubuh tetap streamline. Putaran kepala harus dilakukan dengan sumbu putaran. Putaran kepala ke arah lengan yang sedang melakukan gerakan tarikan untuk mengambil napas. Pengambilan napas pada renang gaya bebas, tergantung dari kenyamanan dari perenang, perenang dapat melakukan pengambilan nafas ke sebelah kanan atau ke sebelah kiri. Perlu diperhatikan oleh perenang pada waktu menarik tangan ke bawah air (tangan kanan atau tangan kiri) bersamaan dengan pengambilan napas ke permukaan air. Dan waktu lengan tersebut kembali ke depan (recovery) bersamaan muka kembali menghadap bawah untuk mengeluarkan napas melalui hidung. Pengambilan nafas yang baik adalah hanya satu arah saja. Artinya ke sebelah kanan saja atau kiri saja. “Mengeluarkan kepala dari air akan merusak gaya, cepat leah, memakan energi dan gerakan semakin lamban.”Pernapasan pada gaya bebas sangat mempengaruhi laju renang ketika pengambilan napas tidak dilakukan dengan benar semisal pengambilan napas dengan sedikit mengangkat kepala maka akan mengakibatkan tubuh tidk streamline dan akhirnya memperbesar hambatan sehingga mengurangi kecepatan laju renang.

Pengambilan nafas pada renang gaya bebas harus sesuai dengan irama kayuhan lengan dan tendangan tungkai. Cara membuang nafas ketika kepala masuk ke dalam air kemudian ketika kepala keluar dari permukaan air hanya melakukan pengambilan napas. Cara tersebut untuk mengefi siensikan pengaturan nafas. Pengambilan napas juga hanya dilakukan satu arah. Dengan arah ke kanan atau kekiri saja. Sehingga posisi badan tidak oleng

 

5) Koordinasi

“Koordinasi adalah kemampuan gerak tubuh pada saat untuk bekerja”. Selama melakukan koordinasi gerakan tungkai secara terus menerus bergerak melakukan cambukan ke atas dan ke bawah dengan irama yang tetap dan rilek. Kemudian lengan melakukan tarikan dimulai dari entry, cacth, pull, dan push. Ketika lengan yang melakukan tarikan telah selesai berada disamping paha kemudian mengambil napas. Posisi kepala tetap dijaga agar tidak keluar dari porosnya. Pada saat lengan masuk ke permukaan air, kepala segera masuk ke dalam air. Gerakan koordinasi dikatakan baik apabila antara gerakan tungkai, lengan, dan napas terjadinya sinkronisasi dalam irama yang tetap sehingga menghasilkan daya laju yang mulus.

b.      Gaya dada

Gaya dada disebut juga gaya katak. Karena berenangnya meniru gerakan katak. Perbedaannya, pada manusia sewaktu sikap meluncur kedua tungkai dan lengan lurus, sedang pada gerakan katak sikap seperti ini tidak dijumpai. Dalam abad ke-19, yang diajarkan di sekolah-sekolah termasuk di kalangan militer juga yang dilombakan hanya gaya katak saja, sehingga pada waktu itu gaya tersebut disebut schoolsiag (renang yang diajarkan di sekolah) yang diambil dari bahasa Belanda. Bagi seseorang yang menguasai gaya ini dia dapat berenang dalam jarak jauh atau pada waktu lama.

Aspek-aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam gaya dada ialah :

1) posisi badan;

2) gerakan tungkai;

3 gerakan lengan;

4) pengambilan nafas; dan

5) koordinasi gerakan.


1)      Posisi Badan

Dalam gaya dada posisi badan telungkup dan mendatar pada permukaan air. Tubuh dan seluruh anggota tubuh harus rileks; agar tidak mengeluarkan tenaga yang cuma-cuma. Sewaktu meluncur tubuh mendatar pada permukaan air. Pada waktu ambil nafas tubuh sedikit menurut dan letak kepala di atas permukaan air, dan lebih tinggi dibanding dengan tungkai.

2)      Gerakan Tungkai

Sikap permulaan, kedua tungkai lurus ke belakang dan rapat. Kedua tungkai ditarik, kedua tumit tetap berdekatan dan kedua lutut terpisah ± selebar bahu. Gerakan menarik kedua tungkai ini harus pelan-pelan, karena ini merupakan gerakan kontra. Selanjutnya kedua tungkai dibuka dan ditutup kembali dengan cepat dan merupakan pukulan cambuk, sehingga kedua tungkai lurus dan rapat kembali. Gerakan yang cepat dan pukulan cambuk ini badan akan meluncur. Saat meluncur maju tahanan ke muka kecil sekali, karena kedua tungkai dan kedua tangan lurus ke depan. Setelah kekuatan maju berkurang, gerakan menarik kedua tungkai dan gerakan mencambuk diulang lagi.

3)      Gerakan Lengan

Sikap permulaan kedua lengan lurus ke depan, telapak tangan meghadap ke bawah. Gerakan tangan pada gaya dada prinsipnya ada dua tahap: yaitu gerakan menarik dan kembali. Gerakan mendorong tidak ada, karena pada akhir gerakan menarik, kedua tangan segera kembali bersamaan gerakan pukulan kedua tungkai. Saat menarik kedua lengan, kedua sikut menyamping, kedua tangan terpisah melebar sampai kedua tangan di bawah dagu. Saat menarik kedua lengan, kepala terangkat untuk mengambil nafas. Selanjutnya telapak tangan menghadap ke bawah, kedua lengan diluruskan kembali ke depan bersamaan dengan merendahkan kepala ke dalam air untuk mengeluarkan nafas. Gerakan menarik harus dilakukan dengan kuat, karena untuk meluncur gerakan ke depan, sedang gerakan kembali dilakukan dengan pelan-pelan, karena ini merupakan gerakan kontra.

4)      Pengambilan Nafas

Gerakan pernafasan dilakukan bersamaan dengan gerakan lengan. Pengambilan nafas pada waktu mengangkat kepala keluar dari air sedang pengeluaran nafas dilakukan pada waktu kepala masuk di dalam air. Dengan kata lain pada akhir gerakan menarik oleh kedua lengan, kepala diangkat sampai mulut berada di atas permukaan air untuk segera mengambil nafas. Pada saat kedua lengan diluruskan kembali, kepala masuk kembali ke dalam air dan waktu itu mengeluarkan nafas. Pengambilan nafas melalui mulut, sedang mengeluarkan nafas melalui mulut atau mulut dan hidung.

5)      Koordinasi Gerakan

Setelah menguasai posisi badan, macam-macam gerakan tungkai, lengan/ tangan, dan cara pernafasan yang lebih penting lagi adalah adanya koordinasi yang baik sehingga merupakan gerakan yang serasi dan utuh dalam gaya dada. Koordinasi ini hanya dapat terjadi setelah melalui latihan yang sungguhsungguh dan terus-menerus. Anda diberi kesempatan untuk mempraktekan gerakan sebanyak mungkin sesuai dengan batas kemampuan. Ada dua pendapat tentang gerakan-gerakan yang lebih dahulu perlu dipelajari. Pendapat pertama mengatakan dalam gaya dada yang perlu dipelajari dahulu adalah gerakan tangan dan kepala sewaktu mengambil dan mengeluarkan nafas, baru kemudian dilanjutkan dengan gerakan tungkai. Sedang pendapat kedua gerakan tungkailah yang penting dipelajari dahulu, baru kemudian gerakan lengan dan kepala dalam hal pernafasan. Keseluruhan dan keutuhan gerakan untuk terkoordinasikan dengan baik dalam gaya dada diuraikan sebagai berikut:

Ini adalah saat-saat dimana gerakan tubuh meluncur maju. Dikatakan pula berakhirnya kedua tungkai, menutup dan gerakan cambuk dan kedua tangan lurus ke depan, kepala masuk ke dalam air, telapak tangan menghadap ke belakang. Kedua tangan ditarik, kepala khususnya mulut keluar di atas permukaan air untuk mengambil nafas melalui mulut, kedua tungkai tetap lurus ke belakang (b). Tarikan kedua tangan setelah sampai pada bagian bawah dada akan menuju ke dagu, kedua tungkai mulai ditarik ke depan dan dibuka (c). Kedua tungkai melakukan gerakan menutup, bersamaan dengan itu kedua tangan mulai akan meluruskan ke depan, kepala masuk ke air. Kedua tungkai mengakhiri gerakan menutup dengan cambukan pada pergelangan tungkai, kedua tangan kembali diluruskan ke depan, kepala masuk ke dalam air diikuti dengan mengeluarkan nafas melalui mulut atau mulut dan hidung. Saat-saat tubuh meluncur ke depan. Kedua tungkai lurus ke belakang, kedua tangan lurus ke depan, kepala masuk ke dalam air.

TINDAKAN CEPAT PERTOLONGAN GAWAT DARURAT DI AIR

1.      Pertolongan kecelakaan di air

Penyelamatan kecelakaan di air sangat penting dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa. Dalam hal ini kecelakaan bisa terjadi dimana saja, kapan saja, siapa saja, termasuk di kolam renang. Kecelakaan juga bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga perlu untuk selalu siap siaga untuk melakukan tindakan pertolongan atau penyelamatan terhadap korban, maka dari itu perlunya dipahami cara menolong ketika ada kecelakaan di air.

Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang sedang mengalami kecelakaan di air, justru malah dia (si pemberi pertolongan) yang mengalami kecelakaan.

2.      Penyebab terjadinya kecelakaan

Kecelakaan dapat terjadi karena beberapa faktor. Anda harus dapat memahami beberapa hal yang dapat menyebabkan kecelakaan, sehingga anda dapat bertindak lebih hati-hati. Beberapa kecelakaan dapat terjadi karena kurangnya keterampilan, pengetahuan, pengawasan, kehati-hatian, dan juga karena keadaan fi sik yang kurang baik. Adapun beberapa penyebab kecelakaan di air antara lain sebagai berikut:

 a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.

b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang

c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.

d. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang.

3. Bentuk-bentuk pertolongan

a. Memberi pertolongan dengan jangkauan. Memberi pertolongan dengan jangkauan dari atas kolam dilakukan karena korban merasa didekat jangkauan.

     Cara memberikan pertolongan dengan jangkauan sebagai berikut:

1) Pertolongan dengan jangkauan dari dekat.

2) Pertolongan dengan jangkauan turun tangga.

3) Pertolongan dengan menggunakan ring pelampung.

4) Pertolongan dengan menggunakan ban.

b. Pertolongan pada korban yang masih dalam keadaan sadar. Anda dapat memberikan pertolongan dengan cara sebagai berikut:

1) Memberikan pertolongan dengan peralatan yang tersedia seperti ban dan pelampung atau barang lain yang dapat terapung. Penggunaannya diikatkan pada seutas tali, sehingga mudah ditarik.

2) Melakukan pertolongan langsung kepada korban jika korban berada dalam dasar kolam atau terapung-apung di permukaan air.

3) Jika korban masih dapat menggerakkan anggota tubuh (akibat tidak lancar berenang), pertolongan dapat dilakukan dengan mendorong tubuh korban ke arah sisi kolam secara perlahan-lahan.



 

3.      Pertolongan Kegawatdaruratan Di Air Menggunakan Alat Bantu



Untuk usaha penyalamatan di air terdapat berbagai perlengkapan pertolongan yang dibutuhkan oleh setiap orang yang melakukan aktivitas ini. Perlengkapanperlengkapan tersebut adalah sebagai berikut:

a.      Tali lintasan

Tali lintasan adalah tali yang berdiri dari rangkaian pelampung untuk pemisah antara daerah-daerah atau tempat yang dalam dan dangkal, sehingga orang bisa membedakannya. Atau pemisah antara kolam yang digunakan untuk loncat indah dengan tempat yang untuk orang berenang.

b.      Ring Pelampung

Alat ini adalah standar bagi perlengkapan pertolongan yang berada disetiap kolam atau tempat-tempat rekreasi yang sering dikunjungi.

c.       Tali Penolong

Tali penolong panjangnya berkisar antara 30-40 kaki. Salah satu ujungnya digulung benda yang berbeban melalui ikatan yang kuat membentuk bulatan dengan bahan yang cukup, sehingga kalau dilempar kearah kolam yang memerlukan bisa dilakukan dengan mudah.

d.      Tempat/Tangga Duduk Penolong.

Tempat/tangga penolong hendaknya berada 5-6 kaki dipinggir kolam renang. Jarak tersebut dapat memudahkan penolong mengawasi lingkungan sekitarnya dalam menjaga kemungkinan terjadinya kecelakaan.

e.      Papan Penolong

Papan penolong dibuat tidak dengan bahan yang mahal. Namun, manfaatnya terhadap pertolongan cukup besar. Bahannya cukup dari Plywood dengan lebar 18 inch, panjang 6,5 kaki dan tebal 0,75 inch.

f.        Ban Pengaman

Ban pengaman diperlukan dalam memberi pertolongan, terutama untuk mengangkut korban dari tengah kolam yang agak jauh dari jangkauan tepi. Alat tersebuat paling efektif digunakan apabila terjadi kecelakaan tenggelam, namun jauh dari tepi sehingga memaksa penolong untuk menggunakan alat tersebut dalam membawa korban.

 

5.      Pemberian pernapasan buatan



Adapun langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan sebagai berikut:

a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dvengan mengusahakan mulut tertutup rapat.

b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.

c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.

d. Merasakan denyut nadi di leher korban.

e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional.

 

 

RANGKUMAN

 

Renang adalah salah satu jenis olahraga yang cukup menyenangkan yang disukai mulai dari anak-anak sampai usia dewasa. Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Untuk dapat menguasai gerakan renang yang baik perlu mempelajari teknik, seperti gerakan lengan, tungkai, dan pernapasan. Olahraga renang juga dapat melatih kelentukan, kekuatan, dan ketangkasan tubuh, dan melatih keberanian. Olahraga renang dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga, akan tetapi harus waspada akan bahaya di air. Bahaya itu justru timbul dari diri sendiri disebabkan panik, gugup, sulit bernapas, dan kejang otot. Adapun cara melakukan penyelamatan diri di air adalah mempelajari kemampuan berenang dengan baik, tidak berenang sendirian, berenang di tempat atau daerah menurut peraturan, berusaha mempelajari cara praktis memberi pertolongan atau penyelamatan diri, memahami cara memberikan pertolongan pernapasan buatan dan mematuhi instruksi sebelum turut serta kegiatan olahraga air. Ada dua gaya renang yang memungkinkan untuk keterampilan penyelamatan diri yaitu renang gaya bebas dan renang gaya dada.

 Pertolongan di air sangat penting dilakukan untuk orang yang mengalami kecelakaan. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja, termasuk di kolam renang. Kecelakaan juga bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga siap siaga untuk melakukan tindakan pertolongan atau penyelamatan terhadap korban, maka dari itu perlunya dipahami cara menolong ketika ada kecelakaan di air. Kecelakaan dapat terjadi karena beberapa factor: kurangnya keterampilan, pengetahuan, pengawasan, kehatihatian, dan juga karena keadaan fi sik yang kurang baik. Adapun beberapa penyebab kecelakaan di air adalah tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang, tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang, tidak menguasai teknik berenang yang baik, dan terlalu lelah atau terlalu lama berenang. Beberapa bentuk pertolongan yang bisa digunakan seperti, memberi pertolongan dengan jangkauan dan pertolongan pada korban yang masih dalam keadaan sadar.


Artikel Word By Mochammad Farid Amrullah




Related Articles

87 Comments:

Hamzah Fansuri X-6 mengatakan...

•Soal
Sebutkan apa saja perlengkapan² yang dibutuh kan untuk usaha penyelamatan di air?

•Jawaban
-tali lintasan
-ring pelampung
-tali penolong
-tempat/tangga duduk penolong
-papan penolong
-ban pengaman

Najmiyyah mengatakan...

Apa penyebab terjadinya kecelakaan di air? Ada beberapa penyebabnya yaitu :
1. Tidak melakukan pemanasan
2. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
3. Tidak menguasai teknik berenang yang baik
4. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang

Wawan mengatakan...

Rismawan x6
Renang Gaya bebas dibagi dalam 5 gerakan dasar yaitu?

1 posisi badan/ tubuh

2 gerakan tungkai

3 gerakan lengan

4 pernapasan dan

5 koordinasi gerakan.

mifta dwi anggraeni mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
M. Irfandani X-6 mengatakan...

Apa saja alat bantu pertolongan kegawatdaruratan di air?
1. Tali lintasan
2. Ring pelampung
3. Tali penolong
4. Tempat/tangga duduk penolong
5. Papan penolong
6. Ban pengaman

pramudita mengatakan...

Jelaskan apa itu berenang?

Jawab :
Berenang adalah rangkaian gerakan ketika bergerak di air dan biasanya tanpa bantuan perlengkapan tertentu. Untuk dapat menguasai keterampilan renang dengan baik perlu terlebih dahulu menguasai teknik-teknik dasar.

Medina Aqsa Mecca & Shafaa Aulia Rizki (X-6) mengatakan...

1. Mengapa Gaya Dada digunakan dalam Militer?
Jawaban: Karena Renang gaya dada merupakan renang yang tidak berisik di air, sehingga gaya dada digunakan dalam militer.
2. Kenapa gaya dada di sebut juga gaya katak?
Jawaban: Gaya dada disebut juga gaya katak. Karena berenangnya meniru gerakan katak. Perbedaannya, pada manusia sewaktu sikap meluncur kedua tungkai dan lengan lurus, sedang pada gerakan katak sikap seperti ini tidak dijumpai.

Putri Humaira Sulhan mengatakan...

berikan langkah-langkah dalam melakukan pemberian pernapasan buatan!

a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dengan mengusahakan mulut tertutup rapat.

b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.

c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.

d. Merasakan denyut nadi di leher korban.

e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional.

pahlepi mengatakan...

Nama: Ahmad Nizar Fahlevi
Kelas: X-6
Apa saja penyebab terjadinya kecelakaan didalam air?

Kunci Jawaban: Kecelakaan terjadi karena beberapa faktor, diantaranya yaitu :
1. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.
2. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
3. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.
4. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang

Dina Rahmaniah mengatakan...

Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai?

Jawaban:
Gerakan tungkai renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil.

Jihan Suwandi X6 mengatakan...

Gaya renang yang biasa digunakan di kalangan militer adalah?...
Jawab: Gaya dada

Mikail Rosady X-6 mengatakan...



1. Apa yang harus dilakukan oleh seorang perenang gaya bebas untuk mempertahankan posisi tubuh yang stabil di dalam air?

A) Mengangkat kepala dan bahu
B) Menjaga posisi tubuh yang lurus dan horizontal
C) Menggerakkan tungkai dengan cepat
D) Menggunakan lengan untuk mengarahkan tubuh

Jawaban:

B) Menjaga posisi tubuh yang lurus dan horizontal

Nama:Putri Mutia Sari,Kelas:X6,Soal:(sebutkan berapa macam gaya renang?) mengatakan...

Sebutkan macam gaya renang?
Jawabannya:renang gaya bebas dan renang gaya dada

ahmad noorhin arrasyid (X-6) mengatakan...

soal :
Kecelakaan di air dapat terjadi karena beberapa factor contohnya adalah :

jawaban:
kurangnya keterampilan, pengetahuan, pengawasan, kehatihatian, dan juga karena keadaan fisik yang kurang baik.

mouliyanda putri azzahra mengatakan...

renang gaya bebas dibagi menjadi berapa macam?
gaya bebas dibagi menjadi 5 macam yaitu:
1.posisi badan/tubuh
2.gerakan tungkai
3.gerakan lengan
4.pernapasan
5.koreinasi gerakan

Muhammad.Jordan2018 mengatakan...

Materi tadi membahas pertolongan dan penyelamatan di air, maka berikan contoh cara mencegah terjadinya kecelakaan di air

Jawab: ada baiknya melakukan pemanasan agar tidak terjadi kram, kalau keadaan setelah makan maka tunggu 30 menit - 1 jam sebelum masuk ke air lagi

Nursyifa Nabilah Putri mengatakan...

Soal :
Aspek-aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam gaya dada ialah :
Jawaban :
1) posisi badan;
2) gerakan tungkai;
3 gerakan lengan;
4) pengambilan nafas; dan
5) koordinasi gerakan.

Anindya Kusuma Putri mengatakan...

Sebutkan alat bantu untuk pertolongan kegawatan darurat di air?
Jawab: ada beberapa yaitu:
a. tali lintasan
b. ring pelampung
c. tali penolong
d. tempat/tangga duduk penolong
e. papan penolong
f. ban pengaman

Haikal oktafian mengatakan...

Apa saja aspek aspek renang gaya dada?sebutkan yaitu
Jawab:
1.posisi badan
2.gerakan tungkai
3.gerak lengan
4.pengambilan nafas
5.kordinasi gerak

Annisa mengatakan...

"Alat ini adalah standar bagi perlengkapan pertolongan yang berada disetiap kolam atau tempat-tempat rekreasi yang sering dikunjungi" apa nama alat tersebut?
jawaban : nama alat tersebut adalah Ring Pelampung

Anis Dwitasari X-6 mengatakan...

Aspek-aspek teknis yang perlu di perhatikan dalam gaya dada ialah?
Jawab:
1 posisi badan.
2 gerakan tungkai.
3 gerakan lengan.
4 pengambilan nafas.
5 koordinasi gerakan.

mifta dwi anggraeni mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ridho Annafarin X-6 mengatakan...

apa kelebihan dan kekurangan dari gaya dada dalam renang?
Renang gaya dada memiliki kelebihan dan kekurangan, di antaranya:
-kelebihan:
Cocok untuk pemula karena gerakannya lambat dan stabil
-kekurangan:
Gaya dada adalah gaya yang paling lambat

Nursyifa Nabilah Putri mengatakan...

Nama : Nurul Jannah
Kelas : X6

Soal :
Apasaja beberapa penyebab kecelakaan di air ??
Jawaban :
a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.
b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.
d. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang.

mifta dwi anggraeni mengatakan...

Mifta Dwi Anggraeni dan Bunga Noviandira P.A

1.Bagaimana cara melakukan pernapasan buatan?
JAWABAN: Adapun langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan sebagai berikut:

a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dvengan mengusahakan mulut tertutup rapat.

b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.

c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.

d. Merasakan denyut nadi di leher korban.

e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional.


2.sebutkan macam- macam gaya renang untuk keterampilan penyelamatan diri?
JAWABAN:
Renang Gaya bebas dibagi dalam 5 gerakan dasar yaitu

(1) posisi badan/ tubuh

(2) gerakan tungkai

(3) gerakan lengan

(4) pernapasan dan

(5) koordinasi gerakan.

luthfiyanur maulida X5 mengatakan...

kecelakaan saat di air terjadi karna beberapa hal, hal itu apa saja?? sebutkan!
kurangnya keterampilan, pengetahuan, pengawasan, kehatihatian, dan juga karena keadaan fisik yang kurang baik.

Fauzan mengatakan...

ahmad fauzan irawan x5
*Sebutkan beberapa tanda-tanda seseorang yang sedang tenggelam!

Jawaban: Tanda-tanda seseorang yang sedang tenggelam antara lain:

1.Tubuh terendam air dengan wajah tampak cemas atau panik.
2.Gerakan tubuh yang tidak teratur dan berusaha untuk tetap berada di permukaan air.
3.Mulut terbuka dan korban tampak berjuang untuk bernapas.
4.Tidak bisa mengangkat tangan atau tubuh ke atas untuk meminta bantuan.
5.Mungkin ada suara teredam atau korban tidak dapat berteriak.

Leni regina putru br. Sitorus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Keyla Putri Asyifa X-5 mengatakan...

langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan:
a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dengan mengusahakan mulut tertutup rapat.
b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.
c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.
d. Merasakan denyut nadi di leher korban.
e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses dari no 1 sampai tiba bantuan profesional.

Sila Munawaroh mengatakan...

Nama: sila munawaroh
Kelas: X5

Bagaimana posisi tubuh yang baik saat melakukan keterampilan penyelamatan diri gaya bebas?
JAWAB: Posisi Badan/Tubuh Posisi tubuh yang baik di gaya bebas membuat segala sesuatu yang lain lebih mudah. Posisi tubuh pada gaya bebas hidrodinami satau streamline artinya hampir sejajar dengan permukaan air. Pada saat berenang posisi tubuh harus dijaga agar tubuh tetap lurus dan terjaga agar sejajar dengan permukaan air.

Leni regina putru br. Sitorus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Siti Khadijah Putri mengatakan...

Siti Khadijah Putri X5

Aspek-aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam gaya dada ialah :

1) posisi badan;
2) gerakan tungkai;
3 gerakan lengan;
4) pengambilan nafas; dan
5) koordinasi gerakan.

Leni regina putru br. Sitorus mengatakan...

Leni regina putri br sitorus X-5
1.Apa sajaPenyebab terjadinya kecelakaan dalam renang?
Jawab: a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.
b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.

luthfiyanur maulida X5 mengatakan...

NAMA: Cintiya putri p
KELAS: X5

bagaimana cara mempersiapkan diri untuk renang sebagai pemula?

Rausyan fikr al fajr X5 hal apa terlatih ketika berenang? jawabnyakelentukan, kekuatan, dan ketangkasan tubuh, dan melatih keberanian. mengatakan...

Rausyan fikr al fajr X5

hal apa aja yang terlatih ketika berenang:

Olahraga renang juga dapat melatih kelentukan, kekuatan, dan ketangkasan tubuh, dan melatih keberanian.

Nailal Muna X,5 mengatakan...

apa saja perlengkapan pertolongan kegawat daruratan di air menggunakan alat bantu?
tali lintas,ring pelampung,tali penolong,tangga duduk penolong

Muhammad Fahri Al Dino (X5) mengatakan...

Muhammad Fahri Al Dino X5

Kecelakaan pada saat berenang adalah hal yang sering kita temui saat di kolam renang, sungai, danau dan tempat-tempat untuk berenang lainnya. Hal ini terjadi tidak lain dan tidak bukan yaitu karena kelalaian perenang itu sendiri. Sebutkan beberapa kelalaian perenang yang bisa menyebabkan kecelakaan pada saat berenang!
Jawaban:
 a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.

b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang atau tidak menggali informasi mengenai tempat renang yang ingin ditempati seperti sungai, danau dan sebagainya.

c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.

d. Terlalu lelah atau terlalu lama berenang.

Sila Munawaroh mengatakan...

Nama: Dewi larasati
Kelas: X5

Apa fungsi gerakan tungkai dan gerakan lengan?
JAWAB: Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil.
Gerakan lengan pada renang gaya bebas sangat penting karena adanya laju tubuh ke depan yang merupakan hasil dari kayuhan lengan. Fungsi kayuhan lengan lebih dominan untuk membuat laju tubuh lebih cepat.

Silvia Rahmadani mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nama:M.Karim Thalhah X5 mengatakan...

Pertanyaan:Apa yang di maksud gaya bebas
Jawaban:Renang Gaya Bebas adalah teknik berenang yang menggunakan kebebasan tangan dan kaki untuk melakukan gerakan agar badan kita dapat meluncur dengan cepat. Meskipun disebut dengan gaya bebas, teknik renang gaya bebas ini juga mempunyai aturan.

nama : melisa ramadhani kelas : x-5 mengatakan...


jelaskan secara singkat posisi yang benar saat melakukan gaya dada!

jawaban :
Dalam gaya dada, posisi badan telungkup dan mendatar di permukaan air dengan tubuh rileks untuk menghemat tenaga. Saat meluncur, tubuh tetap di permukaan air. Saat mengambil napas, tubuh sedikit terangkat dengan kepala di atas permukaan air, lebih tinggi dibandingkan posisi saat pendinginan.

Silvia Rahmadani mengatakan...

Nama: Silvia Rahmadani X.5
pertanyaan *apa saja fase rotasi gaya lengan bebas?*
jawaban:
1.fase entry (masuk) dan menjulur (strech)
2.fase menangkap (cacth)
3.fase menarik (pull)
4.fase mendorong (push)
5.dan fase pemulihan (recovery)

nama : Nikyta natanaeila sinaga X5 mengatakan...

Bagaimana cara bernapas yang benar saat berenang gaya bebas?
Jawaban: Memutar kepala ke samping untuk mengambil napas saat lengan yang sama ditarik ke belakang.

Nama:M.Karim Thalhah X5 mengatakan...

Nama:Raydhani X5
Pertanyaan:cara melakukan gaya dada
Jawaban:Posisikan badan horizontal dalam kondisi rileks.
Tarik tumit mendekati pinggul sekaligus membuka lutut ke luar.
Dorong kedua kaki ke belakang secara bersamaan.
Rapatkan kembali kedua kaki.

Nama:paulina rosmah Linda s(x-5)
Pertanyaan:Apa langkah dasar gaya dada?
Jawaban
Tangan bergerak ke samping, kemudian ditarik ke dada, sementara kaki melakukan tendangan seperti gerakan katak.

Raisa Nuraini X7 mengatakan...

Apa fungsi gerakan tungkai pada renang gaya bebas?

Jawaban :
Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil.

Ainia salsa Bella X7 mengatakan...


Ainia salsa bella
X7

Kenapa kita harus mempelajari cara pertolongan di air?

Karena pertolongan di air sangat penting dilakukan untuk orang yang mengalami kecelakaan. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja, termasuk di kolam renang. juga bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga siap siaga untuk melakukan tindakan pertolongan atau penyelamatan terhadap korban, maka dari itu perlunya dipahami cara menolong ketika ada kecelakaan di air.

Puspita Anjani X7 mengatakan...

apa saja bentuk pertolongan gawat darurat di air?
jawab: Memberi pertolongan dengan jangkauan dan pertolongan pada korban yang masih dalam keadaan sadar.

Naytita mufida x-7 mengatakan...

apa fungsi gerakan tungkai?
jawaban=Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil.

Ainani Tajrian X7 mengatakan...

Apa manfaat utama berenang bagi kesehatan tubuh?
a. Meningkatkan kekuatan otot kaki
b. Meningkatkan fleksibilitas tubuh
c. Meningkatkan kapasitas paru-paru dan sirkulasi darah
d. Mengurangi berat badan secara instan

jawaban C

Aqela Salsabila kelas X.7 mengatakan...

pertanyaan: Renang gaya bebas di bagi dalam 5 gerakan dasar, yaitu?
jawaban:
1. Posisi badan atau tubuh
2. gerakan tungkai
3. gerakan lengan
4. pernapasan
5. koordinasi gerakan

shafa zieda maisya mengatakan...

shafa zieda maisya x7
sebutkan Manfaat menguasai koordinasi renang?

jawab;
Memudahkan mempelajari dan melakukan gaya renang, Tidak mudah lelah, Tubuh bisa berenang lebih cepat.

sellaliyani x7 mengatakan...

Apa fungsi gaya bebas?
Gerakan lengan pada renang gaya bebas berfungsi sebagai sumber dorongan tubuh di dalam air, agar dapat melaju dengan cepat ke arah depan.

Dinda ayuningtiyas diningrum x.7 mengatakan...

Aspek-aspek teknis apa saja yang perlu diperhatikan dalam gaya dada?

Jawaban
1) posisi badan
2) gerakan tungkai
3 gerakan lengan
4) pengambilan nafas
5) koordinasi gerakan

Azmi Abdillah X7 mengatakan...

Apa yang dilakukan jika korban tenggelam dalam kondisi sadar dan mengeluh sesak napas setelah diselamatkan?

Jawaban :
a. Meminta korban untuk berbaring dan tidur
b. Memberikan minuman hangat
c. Membawa korban ke tempat yang lebih aman dan segera mencari pertolongan medis
d. Mencoba melakukan pernapasan buatan

GT Muhammad Said Maulana Ishak X 7 mengatakan...

Sebutkan 5 gerakan renang gaya bebas dasar ?

Jawaban:
(1) posisi badan/ tubuh
(2) gerakan tungkai
(3) gerakan lengan
(4) pernapasan dan
(5) koordinasi gerakan.

Galuh Khairunnisa (X7) mengatakan...

soal:
apa penyebab terjadinya kecelakaan saat renang?

jawaban:
a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.
b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.

Ghozi Ahmad Muzhaffar x-7 mengatakan...

Apa yang bisa terjadi jika seseorang panik saat berenang?
Jika seseorang panik, maka air akan semakin menelan mereka.

Nur Raihaan x-7 mengatakan...

SOAL
Pertolongan pada korban yang masih dalam keadaan sadar. Anda dapat memberikan pertolongan dengan?

JAWABAN
1) Memberikan pertolongan dengan peralatan yang tersedia seperti ban dan pelampung atau barang lain yang dapat terapung. Penggunaannya diikatkan pada seutas tali, sehingga mudah ditarik.

2) Melakukan pertolongan langsung kepada korban jika korban berada dalam dasar kolam atau terapung-apung di permukaan air.

3) Jika korban masih dapat menggerakkan anggota tubuh (akibat tidak lancar berenang), pertolongan dapat dilakukan dengan mendorong tubuh korban ke arah sisi kolam secara perlahan-lahan.

Kevin Hasiholan Siahaan X7 mengatakan...

Bagaimana cara menghindari kecelakaan di air saat berenang?
Jawaban: Cara menghindari kecelakaan di air adalah dengan menguasai teknik dasar renang, tetap tenang, melakukan pemanasan sebelum berenang, serta tidak berenang sendirian di tempat yang berbahaya.

dimas Surya firdaus mengatakan...

bagaimana cara pernapasan saat berenang gaya bebas
jawaban:Pengambilan napas pada renang gaya bebas, tergantung dari kenyamanan dari perenang, perenang dapat melakukan pengambilan nafas ke sebelah kanan atau ke sebelah kiri. Perlu diperhatikan oleh perenang pada waktu menarik tangan ke bawah air (tangan kanan atau tangan kiri) bersamaan dengan pengambilan napas ke permukaan air. Dan waktu lengan tersebut kembali ke depan (recovery) bersamaan muka kembali menghadap bawah untuk mengeluarkan napas melalui hidung.

Aisyah X-7 mengatakan...

Alat perlengkapan pertolongan yang di butuhkan untuk penyelamatan di air adalah ?

Jawaban:
Tali lintasan
Ring pelampung
Tali penolong
Papan penolong
Ban pengaman
Tangga duduk penolong

Putri Agustia x7 mengatakan...

Cara melakukan tindakan cepat pertolongan gawat darurat di air

Jawaban :
1) Pertolongan dengan jangkauan dari dekat.
2) Pertolongan dengan jangkauan turun tangga.
3) Pertolongan dengan menggunakan ring pelampung.
4) Pertolongan dengan menggunakan ban.

Sarah Audia Maharani mengatakan...

Pertanyaan: alat apa saja yang di gunakan dalam Pertolongan Kegawatdaruratan Di Air Menggunakan Alat Bantu
A. Tali sepatu
B. Tikar
C. Pelampung
D. Tali Penolong
E. CD benar

Nur Raihaan x-7 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nur Raihaan x-7 mengatakan...

Nama:M.ElRasha Radistya X7
Pertanyaan: Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kecelakaan di air, terutama saat berenang?

Jawaban: Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kecelakaan di air adalah melakukan pemanasan sebelum berenang, mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang, menguasai teknik berenang yang baik, serta tidak berenang sendirian dan tidak terlalu lelah atau terlalu lama berenang.

Raffa alfais X7 mengatakan...

Apa yang dimaksud dengan tali lintasan.
Jawab:Tali lintasan adalah tali yang berdiri dari rangkaian pelampung untuk pemisah antara daerah-daerah atau tempat yang dalam dan dangkal, sehingga orang bisa membedakannya. Atau pemisah antara kolam yang digunakan untuk loncat indah dengan tempat yang untuk orang berenang.

Ainia salsa Bella X7 mengatakan...

Nama : mutiya tabitha azelia
Kelas : X7
pertanyaan: Cara memberikan pertolongan dengan jangkauan adalah
jawaban:
1) Pertolongan dengan jangkauan dari dekat
2) Pertolongan dengan jangkauan turun tangga
3) Pertolongan dengan menggunakan ring pelampung
4) Pertolongan dengan menggunakan ban

Rindyoktavia X7 mengatakan...

Apa saja peralatan yang dapat digunakan dalam penyelamatan korban tenggelam? Jelaskan fungsi masing-masing!
Jawaban: a)pelampung, b)tali penyelamatan, c) ban / ring , d)tongkat atau kayu panjang, e)papan

M.fikri al khaliqi mengatakan...

Nama:Muhammad fikri al khaliqi
Kelas:X8
Sebutkan peralatan yang dapat menyelamatkan korban saat mau tenggelam?

Jawab:1.pelampung2.papan3.ban4.tali penyelamatan5.kayu panjang

Artika mengatakan...

Nama : Artika Maharani
Kelas : X-8
Aspek-aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam gaya dada ialah…
Jawaban:
1) posisi badan;
2) gerakan tungkai;
3 gerakan lengan;
4) pengambilan nafas; dan
5) koordinasi gerakan.

Dwi maulana widiansyah X.8 mengatakan...

Aspek-aspek teknis apa yang perlu diperhatikan dalam gaya dada?

Jawab: 1) posisi badan;

2) gerakan tungkai;

3 gerakan lengan;

4) pengambilan nafas; dan

5) koordinasi gerakan.

Quinsha Adoria mengatakan...

Quinsha Adoria Arumi X.8
Pertanyaan :
Cara menyelamatkan korban yang masih dapat menggerakkan anggota tubuh (akibat tidak lancar berenang)?
Jawaban :
Pertolongan dapat dilakukan dengan mendorong tubuh korban ke arah sisi kolam secara perlahan-lahan.

Aisyah Wahdah mengatakan...

Aisyah Wahdah Hasan X8

Renang gaya bebas dibagi menjadi berapa macam?

Gaya bebas dibagi menjadi 5 macam yaitu:
1.posisi badan/tubuh
2.gerakan tungkai
3.gerakan lengan
4.pernapasan
5.koreinasi gerakan

ARDAN MULAI GANI SILiTONGA mengatakan...

Renang Gaya bebas dibagi dalam 5 gerakan dasar yaitu?

1 posisi badan/ tubuh

2 gerakan tungkai

3 gerakan lengan

4 pernapasan dan

5 koordinasi gerakan.

M. Akbar x. 8 mengatakan...

Sebutkan langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan
Jawaban:
a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dvengan mengusahakan mulut tertutup rapat.
b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.
c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.
d. Merasakan denyut nadi di leher korban.
e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional.

Muhammad nabil aufa X.8 mengatakan...

sebutkan bentuk-bentuk pertolongan renang
jawaban
menyelamatkan korban dari darat, menyelamatkan korban langsung dari air, dan memberikan napas buatan.
Pertolongan menggunakan jangkauan dari dek.
Pertolongan menggunakan jangkauan turun tangga.
Pertolongan menggunakan jangkauan kaki.

Muhammad Lupi mengatakan...


apa penyebab terjadinya kecelakaan saat renang?

Jawaban:
a. Tidak melakukan pemanasan (warming up) sebelum latihan berenang.
b. Tidak mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang
c. Tidak menguasai teknik berenang yang baik.

Putri Angeline Pandiangan mengatakan...

Putri Angeline Pandiangan X8
1.Sebutkan alat peralatan yang di gunakan untuk penyelamatan di air
Jawab : tali lintasan
Tali penolong
Ring pelampung
Ban pengaman
Tangga duduk penolong


Dyas Salwa Anindya x.8 mengatakan...

Soal :
Bagaimana cara memberikan pertolongan dengan jangkauan?

Jawaban :
Memberikan pertolongan dengan jangkauan sebagai berikut:
1) Pertolongan dengan jangkauan dari dekat.
2) Pertolongan dengan jangkauan turun tangga.
3) Pertolongan dengan menggunakan ring pelampung.
4) Pertolongan dengan menggunakan ban.

Nayla Maharani.w x8 mengatakan...

Aspek-aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam gaya dada adalah

1) posisi badan;

2) gerakan tungkai;

3 gerakan lengan;

4) pengambilan nafas; dan

5) koordinasi gerakan.

ANGGASAPUTRA - mengatakan...

nama:Rahman angga saputra X8
Gerakan tungkai pada renang gaya bebas berfungsi sebagai?

Jawaban:
Gerakan tungkai renang gaya bebas berfungsi sebagai stabilitator dan menjaga posisi badan agar tetap horizontal sehingga tahanan menjadi mengecil.

Melanie dewi mengatakan...

Melanie Dewi X.8
Pertanyaan :

1.berikan langkah-langkah dalam melakukan pemberian pernapasan buatan!

Jawaban :
a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dengan mengusahakan mulut tertutup rapat.

b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.

c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.

d. Merasakan denyut nadi di leher korban.

e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional

Naysela azahra mengatakan...

Nama: Naysela Azahra
Kelas: X-8
Sebutkan langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan !
jawaban:
Adapun langkah-langkah cara melakukan pemberian pernapasan buatan sebagai berikut:

a. Tutup hidung dengan tangan dan menghembuskan napas secara langsung ke dalam mulut korban dvengan mengusahakan mulut tertutup rapat.

b. Lepaskan tangan pada lubang hidung dan mulut.

c. Perhatikan dada korban naik dengan sendirinya sebelum dilepaskan tadi.

d. Merasakan denyut nadi di leher korban.

e. Jika dada korban tidak mulai bangkit sendiri, ulangi proses ini dari nomor 1, sampai tiba bantuan profesional.



alfiyah rizki l.soal:mengapa gerakan lengan sangat penting dalam renang gaya bebas jawaban:gerakan lengan gaya bebas merupakan faktor utama yang menghasilkan laju tubuh kedepan mengatakan...

alfiyah r.l x 8

Rahil X.8 mengatakan...

Apa saja tanda-tanda seseorang mengalami kesulitan berenang?
Berikut beberapa tanda-tanda seseorang mengalami kesulitan berenang:

Tanda-Tanda Fisik
1. *Mengap-mengap*: Seseorang yang mengalami kesulitan berenang mungkin akan mengap-mengap karena kekurangan oksigen.
2. *Gerakan tidak terkendali*: Gerakan tubuh yang tidak terkendali, seperti menggeliat atau berputar-putar, dapat menandakan bahwa seseorang mengalami kesulitan berenang.
3. *Tangan dan kaki yang lemah*: Jika seseorang mengalami kesulitan berenang, tangan dan kaki mereka mungkin akan terlihat lemah dan tidak dapat bergerak dengan efektif.
4. *Muka yang pucat atau biru*: Muka yang pucat atau biru dapat menandakan bahwa seseorang mengalami kekurangan oksigen atau mengalami kesulitan berenang.

Tanda-Tanda Verbal
1. *Mengeluarkan suara minta tolong*: Jika seseorang mengalami kesulitan berenang, mereka mungkin akan mengeluarkan suara minta tolong atau meminta bantuan.
2. *Mengatakan bahwa mereka tidak bisa berenang lagi*: Jika seseorang mengalami kesulitan berenang, mereka mungkin akan mengatakan bahwa mereka tidak bisa berenang lagi atau bahwa mereka merasa lelah.

Tanda-Tanda Lainnya
1. *Tidak dapat berenang ke permukaan air*: Jika seseorang mengalami kesulitan berenang, mereka mungkin tidak dapat berenang ke permukaan air atau tidak dapat mempertahankan diri di atas air.
2. *Menggunakan benda-benda untuk berpegangan*: Jika seseorang mengalami kesulitan berenang, mereka mungkin akan menggunakan benda-benda seperti pelampung atau pinggiran kolam untuk berpegangan.

Jika Anda melihat seseorang menunjukkan tanda-tanda kesulitan berenang, segera berikan bantuan dan hubungi tim penyelamat jika diperlukan.

Gerien Fabian Nabel (X-8) mengatakan...

Pertanyaan=
Sebutkan apa aja bentuk-bentuk pertolongan?

Jawaban=

a. Memberi pertolongan dengan jangkauan. Memberi pertolongan dengan jangkauan dari atas kolam dilakukan karena korban merasa didekat jangkauan.

Cara memberikan pertolongan dengan jangkauan sebagai berikut:

1) Pertolongan dengan jangkauan dari dekat.

2) Pertolongan dengan jangkauan turun tangga.

3) Pertolongan dengan menggunakan ring pelampung.

4) Pertolongan dengan menggunakan ban.

b. Pertolongan pada korban yang masih dalam keadaan sadar. Anda dapat memberikan pertolongan dengan cara sebagai berikut:

1) Memberikan pertolongan dengan peralatan yang tersedia seperti ban dan pelampung atau barang lain yang dapat terapung. Penggunaannya diikatkan pada seutas tali, sehingga mudah ditarik.


2) Melakukan pertolongan langsung kepada korban jika korban berada dalam dasar kolam atau terapung-apung di permukaan air.

3) Jika korban masih dapat menggerakkan anggota tubuh (akibat tidak lancar berenang), pertolongan dapat dilakukan dengan mendorong tubuh korban ke arah sisi kolam secara perlahan-lahan.

kanti lestari X.8 mengatakan...

apa fungsi renang?

Berenang memiliki banyak fungsi, di antaranya untuk kesehatan jantung, paru-paru, otot, tulang, dan sendi. Selain itu, renang juga dapat membantu menjaga kesehatan mental.